Showing posts with label YESUS KRISTUS. Show all posts
Showing posts with label YESUS KRISTUS. Show all posts

21 April 2014

Doa Novena Kerahiman Ilahi - Hari Keempat

NOVENA HARI KEEMPAT
Doa untuk orang-orang yang tidak beriman dan mereka yang belum mengenal Yesus



Tanda Salib

Ujud Novena

Pesan Yesus melalui Santa Faustina
"Hari ini, bawalah kepada-Ku orang-orang yang tidak beriman dan mereka yang belum mengenal Aku. Dalam sengsara-Ku yang pedih Aku juga memikirkan mereka, dan semangat mereka di masa depan meneguhkan Hati-Ku. Benamkanlah mereka dalam lautan kerahiman-Ku." (Buku Harian Faustina, 1216)

Bacaan Kitab Suci - Kitab Wahyu 21 : 5-8

Meditasi Kitab Suci/Renungan Singkat 

Doa Mohon Kerahiman Ilahi
Ya Yesus yang maha rahim, Engkau adalah terang seluruh dunia. terimalah dalam Hati-Mu yang ,aharahim jiwa orang-orang yang tidak beriman, yang belum mengenal Engkau. Biarlah sinar rahmat-Mu menerangi mereka sehingga mereka pun bersama kami, dapat mengagungkan kerahiman-Mu yang mengagumkan; dan jangan biarkan mereka tersingkir dari kediaman Hati-mu yang maharahim. Kiranya sinar kasih-Mu menerangi jiwa-jiwa yang berada dalam kegelapan; buatlah jiwa-jiwa ini mengenal engkau dan bersama dengan kami memuji kerahiman-Mu. Amin.

Doa Umat
Bapa yang kekal, arahkanlah tatapan mata-Mu yang maharahim kepada jiwa-jiwa orang-orang yang tidak beriman dan mereka yang belum mengenal Engkau, tetapi sudah direngkuh dalam Hati Yesus yang maharahim. tariklah mereka kepada terang Injil. Jiwa-jiwa ini belum tahu betapa besarnya ebahagiaan orang yang mengasihi Engkau. Berikanlah rahmat-Mu kepada mereka agar mereka pun dapat mengagungkan kerahiman-Mu yang mahamurah sepanjang segala abad. Amin.

Doa Koronka (menggunakan rosario) 
Bapa Kami .....
Salam Maria .....
Aku Percaya .....

Pada setiap manik besar Bapa Kami pada rosario didoakan:
Bapa yang kekal, kupersembahkan kepadaMu, Tubuh dan Darah, Jiwa dan Ke-Ilahi-an Putera-Mu terkasih Tuhan kami Yesus Kristus, sebagai pemulihan dosa-dosa kami dan dosa seluruh dunia. 

Pada setiap manik kecil Salam Maria pada rosario didoakan:
Demi sengsara Yesus yang pedih, tunjukkanlah belas kasih-Mu kepada kami dan seluruh dunia

Diakhiri dengan mengucapkan:
Allah yang kudus, kudus dan berkuasa, kudus dan kekal, kasihanilah kami dan seluruh dunia. Amin






20 April 2014

Doa Novena Kerahiman Ilahi - Hari Ketiga

NOVENA HARI KETIGA
Doa untuk jiwa orang-orang yang saleh dan setia




Tanda Salib

Ujud Novena

Pesan Yesus melalui Santa Faustina
"Hari ini, bawalah kepada-Ku semua jiwa yang saleh dan setia, dan benamkanlah mereka dalam lautan kerahiman-Ku. Jiwa-jiwa ini memberikan penghiburan kepada-Ku di sepanjang Jalan Salib. Mereka adalah tetes penghiburan di tengah lautan kepahitan." (Buku Harian Faustina, 1214)

Bacaan Kitab Suci - 1 Petrus 2 : 1-10

Meditasi Kitab Suci/Renungan Singkat 

Doa Mohon Kerahiman Ilahi
Ya Yesus yang maha rahim, dari khazanah kerahiman-Mu, Engkau memberikan rahmat yang berlimpah ruah kepada semua orang. Perkenankanlah kami tinggal dalam hati-mu yang maharahim dan jangan biarkan kami pernah terlepas dari sana untuk selama-lamanya. Semua ini kami mohon kepada-mu demi Kasih-Mu yang paling mengagumkan terhadap Bapa Surgawi yang membuat Hati-Mu sedemikian bernyala-nyala. Mukjizat-mukjizat kerahiman sungguh tak terselami. Baik orang berdosa maupun orang benar tidak akan memahaminya Setiap kali Engkau menarik kami lebih erat kepada Kasih-Mu. Amin.

Doa Umat
Bapa yang kekal, arahkanlah tatapan mata-Mu yang maharahim kepada jiwa-jiwa yang setia, sebagaiharta pusaka Putra-mu. Demi sengsara-nya yang pedih, limpahkanlah berkat-Mu kepada mereka, dan dengan perlindungan-Mu yang abadi, rengkuhlah mereka. Dengan demikian, mereka tidak akan pernah gagal dalam olah kasih dan tidak pernah kehilangan iman yang kudus; sebaliknya, bersama segenap paduan suara para malaikat dan orang kudus, mereka akan memuliakan kerahiman-mu yang tak terbatas sepanjang segala abad. Amin.

Doa Koronka (menggunakan rosario) 
Bapa Kami .....
Salam Maria .....
Aku Percaya .....

Pada setiap manik besar Bapa Kami pada rosario didoakan:
Bapa yang kekal, kupersembahkan kepadaMu, Tubuh dan Darah, Jiwa dan Ke-Ilahi-an Putera-Mu terkasih Tuhan kami Yesus Kristus, sebagai pemulihan dosa-dosa kami dan dosa seluruh dunia. 

Pada setiap manik kecil Salam Maria pada rosario didoakan:
Demi sengsara Yesus yang pedih, tunjukkanlah belas kasih-Mu kepada kami dan seluruh dunia

Diakhiri dengan mengucapkan:
Allah yang kudus, kudus dan berkuasa, kudus dan kekal, kasihanilah kami dan seluruh dunia. Amin





19 April 2014

Doa Novena Kerahiman Ilahi - Hari Kedua

NOVENA HARI KEDUA
Doa untuk para imam dan kaum religius




Tanda Salib

Ujud Novena

Pesan Yesus melalui Santa Faustina
"Hari ini, bawalah kepada-Ku jiwa-jiwa para imam dan kaum religius, dan benamkanlah mereka dalam kerahiman-Ku yang tak terhingga. Merekalah yang memberi-Ku kekuatan untuk menanggung sengsara-Ku yang pahit. Melalui mereka, laksana saluran-saluran, kerahiman-Ku mengalir kepada umat manusia ." (Buku Harian Faustina, 1212)

Bacaan Kitab Suci - Injil Matius 9 : 35-38

Meditasi Kitab Suci/Renungan Singkat 

Doa Mohon Kerahiman Ilahi
Ya Yesus yang maha rahim, sumber segala kebaikan, tingkatkanlah rahmat-Mu di dalam diri kami supaya kami dapat melaksanakan dengan pantas karya-karya kerahiman, dan supaya semua yang melihat kami dapat memuliakan Bapa Kerahiman yang ada di surga. Mata air kasih Allah ada di dalam hati yang murni, terbenam dalam samudera kerahiman, bersinar laksana bintang-bintang, cemerlang laksana fajar. Amin.

Doa Umat
Bapa yang kekal, dengan tatapan mata-Mu yang penuh kerahiman, pandanglah himpunan orang-orang terpilih yang bekerja di kebun anggur-Mu, pandanglah jiwa-jiwa para imam dan kaum religius, dan limpahilah mereka dengan kekuatan berkat-Mu. Dalam Hati Putera-Mu, mereka direngkuh, demi kasih Hati-Nya berikanlah kepada mereka kekuatan dan terang-Mu supaya mereka dapat menuntun orang lain di jalan meuju keselamatan dan dengan sesuara memuji kerahiman-Mu yang tidak terbatas sepanjang segala abad. Amin.

Doa Koronka (menggunakan rosario) 
Bapa Kami .....
Salam Maria .....
Aku Percaya .....

Pada setiap manik besar Bapa Kami pada rosario didoakan:
Bapa yang kekal, kupersembahkan kepadaMu, Tubuh dan Darah, Jiwa dan Ke-Ilahi-an Putera-Mu terkasih Tuhan kami Yesus Kristus, sebagai pemulihan dosa-dosa kami dan dosa seluruh dunia. 

Pada setiap manik kecil Salam Maria pada rosario didoakan:
Demi sengsara Yesus yang pedih, tunjukkanlah belas kasih-Mu kepada kami dan seluruh dunia

Diakhiri dengan mengucapkan:
Allah yang kudus, kudus dan berkuasa, kudus dan kekal, kasihanilah kami dan seluruh dunia. Amin




09 May 2013

Makna Kenaikan Tuhan Yesus ke Surga


Masuk dalam Kemuliaan

Kalau kita membaca kisah kebangkitan Kristus di dalam Perjanjian Baru, seringkali peristiwa kebangkitan  itu diungkapkan dengan kata “ditinggikan” (lihat misalnya: Yoh 12:32; Kis 2:33; Kis 5:31). Istilah “ditinggikan” itu mau mengungkapkan bahwa melalui kebangkitan itu tubuh Yesus dimuliakan. Itulah sebabnya, saat menampakkan diri kepada Maria Magdalena di dekat kubur, Yesus berkata: “Janganlah engkau memegang Aku, sebab Aku belum pergi kepada Bapa…” (Yoh 20:17). Lalu, saat murid-murid Yesus sedang berkumpul di suatu tempat dengan pintu-pintu terkunci, tubuh Yesus yang mulia itu dapat menembus pintu sehingga Ia hadir di tengah mereka (Yoh 20:19). Beberapa kali dalam penampakan, murid-murid pun tak dapat langsung mengenali Yesus (kisah Emaus, kisah penangkapan ikan).

Namun, dalam peristiwa-peristiwa penampakan dalam kurun waktu empat puluh hari sesudah kebangkitan itu, kemuliaan Yesus masih terselubung dalam sosok tubuh seorang manusia. Baru pada saat kenaikan-Nya ke surga, kemuliaan Yesus itu menjadi lebih nyata. Itu diungkapkan dengan kata “duduk di sebelah kanan Allah”.  Dalam Markus 16: 19, misalnya, dikatakan: “Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke surga, lalu duduk di sebelah kanan Allah. Dengan “duduk di sisi kanan Allah”, itu berarti kodrat manusiawi Yesus secara sempurna masuk ke dalam kemuliaan ilahi, yang dilambangkan dengan “awan” dan “langit (Kis 1: 9-10: awan menutup-Nya dari pandangan mereka; ketika mereka sedang menatap ke langit).


Datang dari Bapa dan Pergi kepada Bapa

Di awal Injilnya, Yohanes menulis: “Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah...” (lihat Yoh 1:1-4). Ayat ini menyatakan bahwa pada awalnya Yesus ada bersama Allah. Itu berarti, kenaikan Tuhan Yesus ke surga mengungkapkan juga bahwa setelah menyelesaikan tugasnya di dunia ini, Yesuskembali kepada Allah Bapa dan hidup dalam kemuliaan Allah Bapa seperti semula. Itu ditegaskan oleh kata-kata Yesus sendiri: Aku datang dari Bapa dan Aku datang ke dalam dunia; Aku meninggalkan dunia pula dan pergi kepada Bapa,(Yoh 16:28); "Tidak ada seorang pun yang telah naik ke surga, selain daripada Dia yang telah turun dari surga, yaitu Anak Manusia" (Yoh 3:13). Dengan demikian, Yesus yang semula telah turun dari surga, melalui peristiwa kenaikan-Nya itu Ia kembali ke kedudukannya yang semula.



Penguasa Surga dan Bumi

“Duduk di sisi kanan Allah” mengandung juga arti bahwa Yesus mengambil bagian dalam kekuasaan Allah Bapa. Ia menjadi Penguasa atau Raja atas surga dan bumi. Rasul Petrus menulis: “… kepada Allah oleh kebangkitan Yesus Kristus yang duduk di sebelah kanan Allah, setelah Ia naik ke sorga sesudah segala malaikat, kuasa dan kekuatan ditaklukkan kepada-Nya,” (1Ptr. 3:21-22). Dengan begitu, penglihatan nabi Daniel dipenuhi: "Kepada-Nya diberikan kekuasaan, kemuliaan, dan kekuasaan sebagai raja. Segala bangsa, suku bangsa, dan bahasa mengabdi kepada-Nya. Kekuasaan-Nya kekal dan tidak akan lenyap. Kerajaan-Nya tidak akan musnah" (Dan 7:14). Lalu, Yesus sendiri saat akan naik ke surga mengatakan,“Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di surga dan di bumi,” (Mat  28:18).


Mempersiapkan Tempat Bagi Kita

Pada saat Yesus memberitakan kematian-Nya, Ia pernah berkata: "…dan Aku, apabila Aku ditinggikan dari bumi, Aku akan menarik semua orang datang kepada-Ku(Yoh 12:32). Di lain tempat, pada saat perjamuan terakhir, Yesus berkata: Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada,” (Yoh 14:1-4).

Dengan demikian jelas sudah, hanya Kristus dapat membuka pintu surga untuk manusia. Ia memberi harapan kepada anggota-anggota tubuh-Nya, supaya mengikuti Dia ke sana, ke mana Ia mendahului mereka sebagai orang pertama.“Yesus Kristus, Kepala Gereja, mendahului kita masuk ke dalam Kerajaan kemuliaan Bapa, supaya kita semua sebagai anggota-anggota Tubuh-Nya dapat hidup dalam harapan, sekali juga akan bersama Dia untuk selama-lamanya” (KGK, 666).

Akan Datang Kembali

Yesus yang naik ke suga itu akan datang kembali dengan mulia. Dalam kisah kenaikan, para malaikat sudah menegur para murid dan berkata: “Yesus yang terangkat ke surga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke surga” (Kis 1:11). Dalam Injil Matius, kedatangan Anak Manusia pada akhir zaman dihadirkan dalam gambaran pengadilan terakhir (Mat 25:31-46). Itu berarti, merayakan kenaikan Yesus ke surga sekaligus adalah mengingatkan kita bahwa Ia akan datang kembali pada akhir zaman untuk memisahkan domba dan kambing. Kriteria pemisahan itu adalah bagaimanakah kita telah memperlakukan Yesus yang hadir pada orang-orang yang membutuhkan pertolongan.

Kita Diutus dan Roh Kudus Menyertai

Sesaat sebelum peristiwa kenaikan-Nya, Yesus memberi amanat agung: Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk!” (Mrk 16:15). Itu berarti, Yesus memang akan meninggalkan para murid; Ia akan berpisah dari mereka dan untuk selanjutnya Ia tidak lagi terlihat oleh para murid; namun, Kerajaan Allah yang sudah dihadirkan Yesus harus diteruskan. Untuk itu Yesus membutuhkan murid-murid-Nya. Mereka diutus untuk mewartakan Kabar Gembira itu; mereka diutus untuk menghadirkan kasih Kristus. Dan perutusan itu bukan saja berlaku untuk para murid saat itu, tetapi juga para murid sepanjang masa: kita semua!

Dalam menjalankan tugas perutusan itu, Yesus tidak akan meninggalkan kita sendirian. Ia berjanji: “Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman” (Mat 28:20). Jadi, Tuhan yang mulia tetap hadir bersama para murid-Nya, di tengah Gereja-Nya, sebab “kerajaan-Nya takkan berakhir”. Dengan kenaikan-Nya, Yesus memang tidak kelihatan lagi oleh jemaat, tetapi dalam perjamuan terakhir, Ia sudah berucap: “Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu. Aku datang kembali kepadamu (Yoh 14:18). Penyertaannya itu diwujudkan dengan hadirnya Roh Kudus. Kata Yesus: “Lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu” (Yoh. 16:7).

(source : www.reginacaeli.org)